Gempa M5,5 Guncang Barat Daya Sumur, Banten, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
![]() |
| Ilustrasi : seismograf saat sedang terjadi gempa |
INFOKUARI – Wilayah Selat Sunda di sekitar Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (8/7/2026) pukul 02.44 WIB. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan analisis terbaru BMKG, gempa memiliki magnitudo 5,3 dengan episentrum berada di laut, sekitar 62 kilometer barat daya Sumur, Banten, pada kedalaman 43 kilometer. Analisis awal sistem otomatis sempat mencatat magnitudo 5,5 dan kedalaman 10 kilometer sebelum diperbarui setelah verifikasi data seismik.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini merupakan gempa tektonik dangkal yang dipicu oleh aktivitas zona subduksi di Selat Sunda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki karakter sesar naik (thrust fault).
Berdasarkan peta guncangan BMKG, intensitas gempa mencapai IV MMI di Sumur, yang berarti getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah dan dapat menyebabkan benda-benda ringan bergeser. Sementara itu, wilayah Pandeglang merasakan guncangan pada skala III MMI, dengan getaran terasa nyata di dalam bangunan.
Hingga sekitar pukul 03.05 WIB, BMKG menyatakan belum terdeteksi gempa susulan (aftershock). Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa hingga dipastikan aman.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat memperoleh informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG guna menghindari penyebaran hoaks terkait aktivitas kegempaan.
Sumber resmi:


Komentar
Posting Komentar