BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...

Dulu Sibuk Mikirin Makan Siang Anak di Jeddah, Kini Dadan Hindayana Bisa Makan Tenang di Rumah

 

Dulu Sibuk Mikirin Makan Siang Anak di Jeddah, Kini Dadan Hindayana Bisa Makan Tenang di Rumah
Ilustrai gambar Dadan Hindayana membawa MBG


Siapa yang bisa melupakan ambisi besar Dadan Hindayana saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)? Saat itu, visinya sangat melampaui batas geografis. Ia bahkan sempat berencana membagikan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke anak-anak sekolah Indonesia di Jeddah, Arab Saudi. Memang, standar kita sudah global; kalau gizi anak di Jakarta saja sudah dipikirkan, mengapa tidak sekalian memikirkan mereka yang sedang menuntut ilmu di tanah suci?

​Sebagaimana dilansir oleh Tempo.co, Dadan dengan penuh percaya diri memaparkan betapa program tersebut menjadi fokus perhatian pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia di luar negeri tetap bisa menikmati gizi yang terstandarisasi. Seolah-olah jarak ribuan kilometer bukanlah halangan berarti bagi efektivitas sebuah program makan siang.

​Namun, nasib memang tidak bisa ditebak. Ambisi "go international" tersebut kini mungkin hanya menjadi catatan kaki dalam perjalanan karier Bapak Dadan. Mengingat posisinya sebagai Kepala BGN kini telah diestafetkan kepada Nanik S. Deyang, Bapak Dadan kini memiliki sesuatu yang mungkin lebih berharga daripada target distribusi makanan: waktu luang yang sangat banyak.

​Kini, rencana MBG di Jeddah tersebut mungkin harus diserahkan kepada pimpinan yang baru. Bagi Bapak Dadan, setidaknya sekarang beliau tidak perlu lagi pusing memikirkan logistik pengiriman gizi ke Arab Saudi. Beliau bisa menikmati makan siang dengan tenang di rumah, tanpa harus memikirkan apakah menu tersebut sudah sesuai dengan standar gizi nasional atau belum.

Baca juga!!

Prabowo Subianto Resmi Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Selamat menikmati masa bebas tugas, Pak Dadan. Semoga rencana mulia untuk anak sekolah di Jeddah tidak ikut "pensiun" bersama jabatan Bapak. 



ADVERTISEMENT

Komentar

Cara Tenang dan Rapi Menjauhkan Tikus dari Rumah

ilustrasi gambar kondisi ruangan yang di penuhi tikus  Tikus kadang mampir bukan karena rumah kita jorok, tapi karena ada celah kecil dan sumber makanan yang mudah dijangkau. Kabar baiknya: dengan beberapa langkah sederhana dan konsisten, kita bisa bikin rumah jadi tempat yang nggak menarik buat mereka. 1. Tutup “Pintu Rahasia” Mereka Tikus bisa menyelinap lewat lubang seukuran koin. Yuk cek sudut-sudut rumah: - Periksa retakan di dinding, langit-langit, dan sekitar pipa atau kabel. - Tutup pakai bahan yang kuat seperti kawat kasa baja, semen, atau pelat logam. Hindari kayu atau plastik karena mudah digigiti. 2. Pakai Aroma Alami yang Nggak Mereka Suka Tikus punya penciuman tajam, jadi kita bisa manfaatkan aroma yang mengusir mereka dengan lembut: -Minyak peppermint Teteskan di bola kapas, letakkan di jalur yang sering dilewati. -Bawang putih & cabai Taburkan bubuk cabai atau irisan bawang di sudut dapur. - Cengkeh Bungkus dalam kain kasa, simpan di lemari atau laci...

Uang Dulu atau Keterampilan Dulu: Mana yang Lebih Penting untuk Masa Depan?

Antara uang dan juga keterampilan manakah di antaranya yang harus di dahulukan Banyak orang di awal perjalanan hidup atau karier sering dihadapkan pada satu pertanyaan besar: mana yang harus didahulukan, mencari uang sebanyak-banyaknya, atau mengasah keterampilan sebaik-baiknya? Pertanyaan ini sering menjadi perdebatan tanpa akhir, karena keduanya sama-sama dibutuhkan dalam hidup. Namun, jika harus memilih salah satu sebagai langkah awal, jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan. Mari kita bahas perbandingan mendalam antara keduanya untuk menemukan jawaban terbaik. Mengapa Banyak Orang Memilih "Uang Dulu"? Bagi sebagian orang, uang adalah segalanya. Pandangan ini beralasan kuat karena kebutuhan hidup sehari-hari tidak bisa dibayar dengan keterampilan saja. Makanan, tempat tinggal, pakaian, dan tagihan semuanya membutuhkan uang tunai. Keuntungan mengutamakan uang lebih dulu: Kemandirian Cepat: Anda bisa segera memenuhi kebutuhan sendiri, tidak bergantung pad...

Respons Cepat Tragedi Kereta Bekasi: Presiden Prabowo Instruksikan Evaluasi Total dan Pembangunan Flyover

Photo: evakuasi korban kecelakaan yang meninggal Dunia BEKASI – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, pada Selasa pagi (28/4/2026). Kehadiran Kepala Negara bertujuan untuk memantau langsung kondisi para korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi, sekaligus memberikan arahan tegas kepada jajaran terkait. Prioritas Pemulihan Korban dan Evaluasi Perusahaan Melalui Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, Presiden menekankan bahwa keselamatan dan pemulihan korban adalah prioritas utama. Pemerintah menjamin seluruh biaya dan proses perawatan medis dilakukan secara optimal hingga para korban benar-benar pulih. Tak hanya soal penanganan medis, Presiden juga memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi. Salah satu poin krusial adalah instruksi kepada Kementerian Perhubungan untuk memeriksa secara ketat manajemen operasional perusahaan taksi "Green" yang terlibat dalam inside...